InsightLife StyleOlahragaWisata

Perjalanan Inspiratif Agus Ali Mencapai Puncak Gunung Sumbing Setelah Mengalami Sakit Berat

Bekasi, Bericuan.id – Agus Ali, seorang penghoby olahraga lari dan penggiat olahraga luar ruangan berusia 54 tahun, masih merasa belum sepenuhnya bisa move on dari pengalaman mendaki puncak Gunung Sumbing. Beliau telah melewati perjalanan luar biasa dalam hidupnya, terutama setelah berhasil bangkit dari penyakit yang cukup berat.

Pada pertengahan Januari 2024, Agus dihadapkan dengan sakit yang sangat parah. “Saya sangat kaget dan hampir menyerah. Depresi sempat melanda, tapi akhirnya bisa introspeksi dan bangkit,” ujarnya. Perjalanan penyembuhan dimulai dari kondisi di mana gerakan kaki dan tangan sangat terbatas.

Efek sakit yang dialami membuatnya harus menyeret-nyeret kaki saat berjalan. Namun, Agus tidak menyerah. Dia terus berlatih sambil menjalani pengobatan selama lebih dari dua bulan.

Setelah cukup pulih, Agus mencoba beraktivitas lagi dengan melakukan pendakian ringan di Bukit Paniisan, Sentul. “Sudah lumayan bisa diajak jalan jauh dan naik bukit, bahkan bisa lari-lari pelan-pelan,” kata Agus.

Pada 21 April 2024, Agus bersama teman-temannya melakukan pendakian tektok ke Gunung Gede. Meskipun merasa belum bisa mencapai puncak Gunung Gede, Agus tetap mencoba. “Ternyata memang masih berat, kaki masih kaku. Akhirnya saya hanya sampai di pos Kandang Badak,” kenangnya.

Pendakian Puncak Gunung Sumbing via Kaliangkrik

puncak gunung sumbing 1
Area Puncak Sejati Gunung Sumbing (Agus)
puncak gunung sumbing 1
Jalur menuju puncak Gunung Sumbing (Agus)

Puncak perjalanan Agus adalah pada 1 Mei, ketika ia bersama sahabat-sahabatnya – Lutfiel Hakim, Rawi Wahyudiono, Iis Sabahudin, Andrew Jr, Yulia Astuti, Mas Ari serta Budi Santoso – mendaki puncak Gunung Sumbing via Kaliangkrik Nepal van Java.

“Kami berangkat jam 7 dari Basecamp Sumbing, Nepal Van Java. Naik ojek sampai Pos 1, meski sebenarnya saya agak takut jatuh,” ujar Agus sambil tertawa.

Mereka melewati pos demi pos dengan kondisi fisik yang baik dan cuaca yang cerah. “Alhamdulillah, saya sampai di puncak Sejati atau Puncak Gunung Sumbing 3371 Mdpl pada pukul 13.00,” ungkap Agus penuh syukur.

Setelah berfoto sebentar di Puncak Gunung Sumbing, mereka turun dan beristirahat di Pos 3 untuk sholat dan makan siang. Perjalanan turun dilanjutkan kembali melewati sekitar 4000 anak tangga dari Pos 2 ke Pos 1 cukup membuat kaki sakit. “Alhamdulillah, pukul 18:00 saya sampai kembali di penginapan,” katanya.

Agus Ali telah menjelajahi banyak gunung di Indonesia, termasuk Gunung Lawu, Gunung Merbabu (dua kali), Gunung Gede (lima kali), Gunung Pangrango, Gunung Slamet, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing hingga puncak. “Ada beberapa gunung yang gagal saya daki hingga puncak, seperti Gunung Ciremai dan Gunung Bawakaraeng. Tapi saya tetap menikmati setiap perjalanannya,” pungkas Agus sambil tersenyum.(*)

Back to top button