
Jakarta, Bericuan.id – Inflasi Februari mengalami kenaikan, setelah sebelumnya cenderung turun sejak bulan November 2023 hingga Januari 2024.
Data inflasi Indonesia yg dirilis pada siang ini menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan konsensus walaupun masih dalam kisaran target BI di 1.5%-3.5%.
Indonesia CPI Data Feb-24:
– Actual: +2.75% YoY (+0.37% MoM)
– Cons: +2.60% YoY (+0.23% MoM)
– Previous: +2.57% YoY (+0.04% MoM)
Meskipun lebih tinggi, Inflasi Februari yang terkendali ini masih memungkinkan BI mempertimbangkan penurunan suku bunga di tahun 2024.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terbesar terjadi pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,36% yang memberikan andil 1,79% terhadap inflasi umum. Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar dari kelompok ini antara lain beras, cabai merah, daging ayam ras, sigaret kretek mesin, dan tomat.
Tingkat inflasi komponen inti secara tahunan relatif stabil, yakni sebesar 1,68%. Sementara tekanan inflasi tahunan pada komponen harga diatur pemerintah lebih rendah bila dibandingkan Januari 2024, yakni menjadi 1,67% dari 1,74%. (*)







