Jadwal Mudik Lebaran 2026: One Way dan Contraflow Mulai 13 Maret

Skema Rekayasa Lalu Lintas untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026
Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah/2026. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran lalu lintas serta menjaga keselamatan pengguna jalan selama masa libur lebaran.
Rekayasa lalu lintas yang diterapkan meliputi kontraflow, one way, dan sistem ganjil genap. Penerapan skema ini dimulai pada H-8 Lebaran atau tanggal 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB. Salah satu poin utama dalam rencana tersebut adalah pembatasan angkutan berat baik di jalur tol maupun non-tol.
Rekayasa Arus Mudik
Pada periode arus mudik, Korlantas menerapkan beberapa skema:
- Contraflow diberlakukan mulai H-4 hingga H+1, yaitu dari GT Karawang Barat (KM 47) hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek.
- One way diterapkan dari H-4 hingga H-1, yaitu dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga GT Banyumanik (KM 421).
- Ganjil genap berlaku pada periode yang sama, yaitu dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek hingga GT Kalikangkung (KM 414), serta dari GT Cikupa (KM 31) sampai Merak (KM 98).
Rekayasa Arus Balik
Sementara itu, untuk arus balik Lebaran, Korlantas juga menyiapkan sejumlah aturan:
- One way diberlakukan dari H+2 sampai H+9, yaitu dari GT Banyumanik (KM 421) menuju KM 70 Tol Jakarta-Cikampek.
- Contraflow diterapkan dari KM 70 hingga GT Karawang Barat (KM 47).
- Di Tol Jagorawi arah Jakarta, contraflow berlaku dari KM 21 hingga KM 8 pada H+3 dan H+8.
- Ganjil genap diberlakukan dari H+2 sampai H+8, yaitu dari GT Kalikangkung (KM 414) hingga KM 47 Jakarta-Cikampek, serta Tol Merak (KM 98) sampai GT Cikupa (KM 31).
Operasi Ketupat 2026
Dalam rangka pengamanan Lebaran, Polri akan menggelar Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini memiliki tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia” dengan fokus pada langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum. Tujuan utamanya adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat melakukan perjalanan mudik dan balik.
Penutup
Dengan adanya berbagai skema rekayasa lalu lintas yang telah dipersiapkan, diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan lalu lintas selama masa libur Lebaran. Pengguna jalan diimbau untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas serta memperhatikan informasi terkini dari Korlantas Polri. Dengan demikian, mudik dan balik Lebaran 2026 bisa berjalan lancar dan aman bagi semua pihak.










