InvestasiKeuangan

PALM Akan Right Issue, Simak Disini Sebelum Beraksi

Jakarta, Bericuan.id – Salah satu emiten di Bursa Efek Indonesia akan melakukan Right Issue. PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) akan melakukan penawaran umum terbatas (Right Issue) kepada para pemegang saham dalam rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) alias rights issue.

Dalam Right Issue ini, PALM menawarkan 8,65 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 15 per saham. Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp 418 per saham, sehingga total dana yang dapat diraih Rp3,61 Triliun.

Rasio HMETD adalah 301:368 yang artinya setiap pemegang 301 lembar saham lama PALM dapat membeli 368 lembar saham baru PALM. Jika ingin ikut, maka investor harus memegang saham lama PALM paling tidak sampai pada 18 Maret 2024 pukul 16.00.

Pemegang saham pengendali PALM, PT Provident Capital Indonesia (PCI), yang memiliki saham sebanyak 45,80%, menyatakan akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya sebanyak 3,96 miliar lembar. PCI juga akan menjadi pembeli siaga pada HMETD kali ini sesuai dengan surat pernyataan dan Perjanjian Pembelian Siaga yang dibuat PCI tanggal 16 Februari 2024.

Penggunaan Dana Right Issue

Manajemen memaparkan, seluruh dana yang diperoleh, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk dua hal utama, yakni:

Pertama, sebanyak Rp 3,61 triliun akan digunakan untuk penyertaan atas 3,61 juta saham baru yang akan dikeluarkan oleh PT Alam Permai (PT AP) yang akan menyebabkan PALM akan tetap memiliki 99,99% kepemilikan saham dalam PT AP. PT AP akan menggunakan dana tersebut untuk melakukan pelunasan utang sebesar Rp 3,61 triliun kepada Winato Kartono, Hardi Wijaya Liong, dan Garibaldi Thohir. Ketiga pihak merupakan pemegang saham PALM.

Kedua, dana sisanya akan digunakan PALM untuk modal kerja dalam rangka membiayai beban operasional Perseroan, meliputi beban gaji dan jasa profesional, dan beban keuangan.

Hingga tutup perdagangan saham sesi 1 tanggal 7 Maret 2024, harga saham PALM terpantau turun Rp4 atau -0,9% menjadi Rp432. Harga saham PALM tiga bulan terakhir cenderung turun dengan posisi tertinggi di Rp675 dan terendah Rp388.

Disclaimer on (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button