WisataInsightLife StyleNasional

Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Panduan Lengkap untuk Kamu yang Mau Mendaki!

Jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan, terdapat total 9 pos yang akan kamu lewati.

Wisata, Bericuan.id – Sebagai seorang penghobby yang sudah sering menjelajahi berbagai gunung di Indonesia, saya baru saja ikut tektok jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan pada tanggal 23 Juli 2025 bersama beberapa teman dari TDARunners Yulia, Ary, Lutfiel, Agus dan guide lokal, Mas Alfian dari Flying Camp Bambangan.

Dari pengalaman ini, saya ingin berbagi kisah sekaligus membuat panduan lengkap pendakian Gunung Slamet via Bambangan yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dan bisa jadi panduan destinasi berikutnya bagi kamu yang suka tantangan dan petualangan.

Awal Pendakian di Basecamp Bambangan

Pendakian Gunung Slamet via Bambangan dimulai dari basecamp Bambangan, yang menjadi gerbang utama masuk ke jalur pendakian via Bambangan. Di sana, kami harus menyelesaikan administrasi terlebih dahulu, termasuk membeli tiket seharga Rp25.000 per pendaki.

Jangan lupa juga untuk membawa surat keterangan sehat, karena jika tidak punya, kita diminta membuat surat pernyataan bermaterai Rp10.000.

Basecamp ini cukup nyaman dengan fasilitas memadai dan banyak tempat menginap dengan harga terjangkau, sebuah tempat yang nyaman untuk istirahat sebelum memulai pendakian yang panjang.

Dari sini, kamu bisa naik ojek untuk mempersingkat waktu ke Pos 1 jika nggak mau capek duluan. Jalan kaki ke Pos 1 saja bisa makan waktu 2-3 jam, jadi aku sarankan pakai ojek buat hemat tenaga.

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan

Lewat jalur pendakian Gunung Slamet via Bambangan, terdapat total 9 pos yang akan kamu lewati dengan jarak yang bervariasi dan medan yang menantang.

Estimasi Waktu Tempuh Antar Pos :

  • Basecamp ke Pos 1: 2-3 jam (sekitar 2 km)
  • Pos 1 ke Pos 2: 1,5-2 jam (750 m)
  • Pos 2 ke Pos 3: 2-3 jam (625 m)
  • Pos 3 ke Pos 4: 1-1,5 jam (600 m)
  • Pos 4 ke Pos 5: 30 menit-1 jam (325 m)
  • Pos 5 ke Pos 6: 30 menit-1 jam (300 m)
  • Pos 6 ke Pos 7: 30 menit-1 jam (315 m)
  • Pos 7 ke Pos 8: 30 menit (80 m)
  • Pos 8 ke Pos 9: 30 menit (110 m)
  • Pos 9 ke puncak: 2-3 jam (500 m)

Di beberapa pos seperti Pos 2, 5, dan 7, terdapat warung yang dikelola warga lokal menyediakan makanan dan minuman segar. Harus diingat bahwa warung ini biasanya akan tutup di hari weekday (Senin – Kamis) karena sedikit pendaki yang naik tetapi di hari weekend (Jumat – Minggu), warung akan buka 24 jam.

Ini penting sekali untuk mengisi tenaga dan melepas lelah sejenak sebelum lanjut ke pos selanjutnya.

Selain itu, untuk kamu yang ingin mendirikan camp, Pos 3, 5 dan 7 bisa dijadikan pilihan dengan catatan semakin tinggi pos, cuaca semakin dingin dan medan makin menantang.

Medan dan Tantangan Menuju Puncak

Perjalanan dari Pos 9 menuju puncak adalah yang paling menantang karena jalurnya berupa batuan, kerikil, dan pasir. Kami semua harus ekstra hati-hati menjaga keseimbangan agar tidak terpeleset.

Namun, perjuangan ini terbayar lunas dengan pemandangan luar biasa yang tersaji di puncak.

Setibanya di puncak Gunung Slamet atau juga dikenal dengan “Atap Jawa Tengah” dengan ketinggian 3.428 mdpl, kamu akan disuguhi pemandangan yang benar-benar menakjubkan:

  • Padang lahar luas sebagai bekas aktivitas vulkanik
  • Kawah aktif Segoro Warian dan Segoro Wedi yang masih mengeluarkan gas asli dari dalam gunung
  • Panorama Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Ciremai, Samudera Hindia dan Laut Jawa yang bisa dilihat kala cuaca cerah

Puncak ini memang menyimpan sensasi berbeda, sekaligus menghadirkan rasa bangga karena berhasil menaklukkan puncak tertinggi di Jawa Tengah.

Fakta dan Tips Pendakian Gunung Slamet via Bambangan

  1. Gunung Slamet adalah gunung berapi aktif, jadi perhatikan tanda-tanda aktivitas vulkanik dan selalu patuhi aturan jalur pendakian.
  2. Ketinggian mencapai 3.428 mdpl membuat persiapan fisik mutlak, terutama untuk menjaga stamina di udara tipis dan cuaca dingin.
  3. Curah hujan di sini cukup tinggi, sekitar 8.134 mm/tahun, jadi bawa perlengkapan tahan air terutama di musim hujan.
  4. Hargai adat dan tradisi masyarakat lokal, yang percaya gunung ini memiliki nilai spiritual dan mistis.
  5. Biodiversitas di kawasan ini luar biasa, mulai dari pohon pinus, anggrek hitam, hingga spesies fauna seperti monyet ekor panjang dan elang jawa.
  6. Waktu pendakian ke puncak biasanya memakan waktu sekitar 8 jam, dan turun sekitar 4 jam, jadi rencanakan waktu dengan baik untuk aman dan nyaman.

Persiapan dan Perlengkapan

Jangan lupa bawa perlengkapan standar pendakian seperti jaket tebal, sepatu gunung dengan grip kuat, senter, obat-obatan pribadi, dan tentu perlengkapan camping jika berniat bermalam.

Pendakian Gunung Slamet via Bambangan memang menantang, tapi dengan persiapan matang dan jalur yang sudah lengkap disediakan pos dan warung, perjalanan ini bisa menjadi pengalaman seru dan memuaskan. Tidak hanya itu, kamu akan merasakan sensasi berada di “Atap Jawa Tengah” yang menawarkan pemandangan spektakuler dan keunikan alam yang kaya.

Sudah siapkah kamu untuk menjajal keindahan dan tantangan Gunung Slamet via Bambangan? Jangan lupa persiapkan fisik dan mental, serta bawa semua perlengkapan yang perlu supaya pendakianmu lancar dan aman. Selamat mendaki! (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button