Jangan Tunggu Rusak! Ini Cara Sederhana Merawat Kompor

Kompor adalah salah satu peralatan dapur yang paling sering digunakan setiap hari. Dari memasak sarapan hingga makan malam, semua aktivitas memasak bergantung pada kinerja kompor. Karena penggunaan yang intensif, perawatan rutin sangat penting agar kompor tidak cepat rusak dan tetap aman digunakan.
Untuk menjaga kondisi kompor dalam keadaan prima, pemeriksaan rutin harus dilakukan secara berkala. “Banyak pengguna baru melakukan perawatan hanya setelah kompor mengalami masalah,” kata Rully Sujarko, Head of Customer Care Modena. “Padahal, pemeriksaan rutin bisa mencegah kerusakan sejak dini,” tambahnya.
Rully menambahkan bahwa selain melakukan perawatan mandiri, pelanggan juga bisa memanfaatkan layanan resmi yang tersedia di berbagai wilayah Indonesia. Layanan ini memastikan setiap pemeriksaan dilakukan oleh teknisi bersertifikat dengan menggunakan suku cadang asli.
Berikut beberapa langkah perawatan agar kompor tetap awet dan aman digunakan:
Pemilihan dan Instalasi yang Tepat
Langkah pertama adalah memastikan pemilihan dan instalasi kompor sesuai kebutuhan. Kompor gas dan kompor listrik memiliki keunggulan masing-masing, tetapi keduanya tetap memerlukan instalasi yang tepat agar tidak menimbulkan risiko kebocoran gas atau korsleting listrik.
“Jika pemasangan tidak sesuai standar, performa kompor bisa menurun dan berpotensi berbahaya,” ujar Rully. Ia menyarankan pengguna untuk menggunakan layanan instalasi resmi jika tidak yakin dengan teknis pemasangan.
Perawatan Berkala
Langkah kedua adalah melakukan perawatan berkala. Permukaan kompor disarankan untuk selalu dibersihkan setelah digunakan agar tidak menumpuk minyak atau noda makanan. Selain itu, hindari meletakkan alat masak basah di atas kompor karena dapat memicu karat.
Untuk pengguna kompor listrik, mereka diingatkan agar menggunakan wajan induction-ready yang sesuai spesifikasi. Penggunaan alat masak yang tidak sesuai bisa menyebabkan panas tidak merata dan memperpendek umur elemen pemanas.
Memperhatikan Tanda-Tanda Kerusakan
Para pengguna juga diimbau agar waspada terhadap tanda-tanda awal kerusakan. Salah satu tanda umum adalah warna api kompor berubah menjadi merah, yang menandakan pembakaran tidak sempurna.
“Jika api sudah tidak berwarna biru, sebaiknya segera diperiksa karena bisa jadi ada sumbatan atau tekanan gas tidak stabil,” ujar Rully.
Penanganan Saat Kompor Tidak Menyala
Jika kompor tidak menyala sama sekali, pengguna disarankan memeriksa pemantik dan baterainya. Hal ini bisa menjadi penyebab utama kompor tidak berfungsi.
Dengan melakukan perawatan yang tepat dan rutin, kompor akan tetap dalam kondisi baik dan aman digunakan. Ini tidak hanya memperpanjang usia pakai peralatan dapur, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan yang bisa terjadi akibat kerusakan komponen.










