
Jakarta, Bericuan.id – Emiten tambang emas BEI, PSAB, menjadi koleksi banyak investor dikarenakan fundamental PSAB yang kuat. PSAB baru saja melakukan pembayaran Bunga dan Amortisasi Obligasi Berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik Tahap III Tahun 2020 Ke-16 yang sebesar Rp.70.049.148.438 (tujuh puluh miliar empat puluh sembilan juta seratus empat puluh delapan ribu empat ratus tiga puluh delapan Rupiah) ke rekening KSEI pada, tanggal 13 Februari 2024 lalu.
Peningkatan produksi emas dan arus kas PSAB yang kuat menjadi pertimbangan banyak investor mengoleksi saham PSAB. Pada akhir tahun 2024, saham PSAB ditargetkan dapat ke Rp300, yang mencerminkan market cap Rp 8 Triliun.
Hal ini terbilang wajar dan murah jika kita membandingkan dengan market cap perusahaan sejenis di BEI seperti BRMS yang sekitar Rp 20Triliun dan juga ANTM yang market cap nya mencapai Rp 32Triliun.
Disclaimer on (*)







