Mengapa Ngengat Dihubungkan dengan Kematian? Ini Artinya

Mengapa Ngengat Dikaitkan dengan Kematian?
Ngengat dikenal sebagai serangga malam yang penuh misteri. Keberadaannya sering dikaitkan dengan simbol-simbol tertentu, salah satunya adalah kematian. Banyak orang menganggap kemunculan ngengat sebagai tanda-tanda yang berarti. Namun, mengapa ngengat identik dengan kematian? Jawabannya bervariasi tergantung pada budaya dan kepercayaan yang melingkupinya.
Salah satu alasan utama mengapa ngengat dianggap sebagai lambang kematian adalah karena perilakunya yang selalu tertarik pada cahaya. Banyak ngengat terbang menuju sumber cahaya, bahkan sampai rela terbakar. Perilaku ini membuatnya dianggap sebagai hewan yang rapuh dan rentan, mirip dengan perjalanan jiwa menuju akhir kehidupan. Di beberapa kebudayaan, hal ini menjadi dasar dari mitos dan simbolisasi bahwa ngengat bisa membawa pertanda kematian.
Di Meksiko dan sebagian wilayah Amerika Tengah, ada spesies ngengat yang dikenal sebagai black witch moth (Ascalapha odorata) atau kupu-kupu kematian. Kehadirannya dipercaya sebagai tanda akan adanya orang yang sakit parah atau meninggal dunia. Namun, tidak semua makna ngengat bersifat menakutkan. Beberapa masyarakat percaya bahwa ngengat membawa pesan dari dunia arwah. Kedatangan mereka justru memberikan kenyamanan atau tanda bahwa orang yang sudah meninggal masih hadir di sekitar orang yang dicintai.
Makna Spiritual Ngengat Berdasarkan Warna
Ngengat memiliki berbagai macam warna, dan dalam beberapa kepercayaan, warna tersebut juga memiliki makna simbolis yang berbeda-beda:
- Ngengat putih: Melambangkan kemurnian, bimbingan spiritual, dan kehadiran leluhur. Kemunculan ngengat berwarna ini sering dianggap sebagai tanda kedamaian dan kejernihan pikiran.
- Ngengat kuning: Identik dengan keceriaan, semangat baru, dan inspirasi. Kehadirannya mendorong optimisme serta keberanian memulai langkah baru.
- Ngengat hitam: Berkaitan dengan kebenaran tersembunyi, penyembuhan emosi, dan pertumbuhan batin. Black witch moth khususnya diyakini membawa perlindungan, tapi ada pula yang menganggapnya sebagai datangnya kematian.
- Ngengat cokelat: Simbol kestabilan, kesabaran, dan kedekatan dengan alam. Ngengat ini kerap menjadi pengingat untuk fokus pada rumah diri sendiri.
- Ngengat hitam besar: Meski tampak menakutkan, ngengat ini justru membawa pesan kekuatan dan perlindungan. Kehadirannya menandakan proses penyembuhan.
Apakah Melihat Ngengat Pertanda Buruk?
Di banyak budaya, ngengat sering dianggap sebagai pertanda buruk. Ada yang percaya kemunculannya bisa membawa penyakit, kesialan, atau bahkan kematian. Misalnya, jika seekor ngengat tiba-tiba masuk ke rumah, beberapa orang menafsirkannya sebagai isyarat adanya musibah.
Namun, di sisi lain, ada juga yang melihat ngengat sebagai simbol perlindungan atau pesan spiritual. Kehadirannya dianggap sebagai tanda perubahan, bimbingan, atau bahkan kehadiran roh orang terdekat yang sudah meninggal. Dalam pandangan ini, ngengat bukanlah pembawa sial, melainkan pengingat bahwa ada sesuatu yang sedang berjalan dalam hidup kita.
Jadi, bisa dikatakan bahwa melihat atau kemunculan ngengat di sekitar kita tidak berarti akan ada hal buruk yang terjadi. Kehadiran serangga ini justru bisa menjadi hal baik jika memaknainya dengan positif.
Mitos dan Makna yang Terkait
Beberapa mitos menyebutkan bahwa ngengat berpola tengkorak di Eropa dianggap sebagai pertanda kematian. Sementara itu, di Jawa dan Bali, ngengat besar diyakini sebagai arwah leluhur. Namun, tidak semua ngengat dianggap sebagai pertanda buruk. Di beberapa budaya, ngengat justru dianggap sebagai pembawa pesan leluhur.
Mitos dan simbolisasi ini mencerminkan bagaimana manusia mencoba memahami alam dan fenomena yang terjadi di sekitarnya. Ngengat, dengan sifatnya yang misterius dan kebiasaannya yang unik, menjadi objek dari banyak cerita dan makna. Di balik mitosnya, ngengat justru menyimpan makna spiritual yang dalam dan penuh pesan.










