Bisnis

Pemesanan Tiket Bus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Naik 50 Persen Jelang Lebaran 2026

Lonjakan Penjualan Tiket Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan

Jelang mudik Idulfitri 1447 H, penjualan tiket bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan mengalami kenaikan signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah pemesanan tiket yang mencapai sekitar 700 tiket untuk keberangkatan pada momen Lebaran mendatang. Mayoritas warga memilih jadwal keberangkatan pada tanggal 17–19 Maret 2026 agar bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Tujuan seperti Yogyakarta, Surabaya, dan Malang menjadi favorit para pemudik. Kebiasaan ini membuat tiket ke berbagai destinasi tersebut sudah penuh lebih awal. Sutrisno Rico, Penanggung Jawab PO Sinar Jaya Terminal Kampung Rambutan, menyampaikan bahwa lonjakan pemesanan tiket kali ini bahkan meningkat hingga 50 persen dibanding mudik Lebaran tahun lalu.

“Kami melihat ada kenaikan yang cukup signifikan di tahun ini. Dari keberangkatan mulai tanggal 12 Maret 2026, banyak tiket yang sudah habis terjual,” ujarnya saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan data sementara, sebanyak 700 tiket keberangkatan bus AKAP Sinar Jaya telah terjual untuk keberangkatan pada momen mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Warga memilih jadwal keberangkatan yang sesuai dengan rencana pulang kampung mereka. Salah satu faktor yang memengaruhi pemesanan adalah harga tiket yang naik pada hari-hari tertentu.

Sutrisno menjelaskan bahwa harga tiket untuk keberangkatan pada tanggal 17–19 Maret 2026 mengalami kenaikan. Misalnya, tiket bus eksekutif leg rest untuk tujuan Yogyakarta dan Malang biasanya seharga Rp220 ribu, namun pada periode tersebut naik menjadi Rp400 ribu.

Terminal Kampung Rambutan

Untuk jenis bus sleeper, harga tiket juga mengalami kenaikan hingga berkisar Rp700 ribu. Hal ini memberi opsi kepada para pemudik untuk memilih jenis bus sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka.

Selain itu, perusahaan PO Sinar Jaya juga melakukan persiapan tambahan untuk menghadapi lonjakan penumpang. Sutrisno menyatakan bahwa perusahaan akan menyiapkan bus bantuan jika terjadi penumpang dadakan atau lonjakan yang tidak terduga.

  • Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik.
  • Pemilihan jenis bus dan harga tiket yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing calon penumpang menjadi prioritas utama.
  • Persiapan tambahan seperti bus bantuan diharapkan dapat mengurangi beban penumpang dan menghindari antrean panjang.

Dengan adanya kenaikan penjualan tiket dan persiapan yang matang, diharapkan mudik Idulfitri 1447 H dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pemudik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button