BisnisKeuangan

Asing Lanjut Jualan, Saham Perbankan Terkapar

Keuangan, Bericuan.idSaham bank-bank besar di Indonesia pada perdagangan Kamis 2 Mei hari ini terkena aksi jual yang cukup masif dari investor Asing. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi saham bank yang terkoreksi paling dalam. Hingga penutupan perdagangan hari ini, BMRI mengalami koreksi hingga 8,33% menjadi Rp 6.325 per saham. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (Nett Sell) di BMRI hingga Rp1,2 Triliun.

Selanjutnya investor asing juga tercatat nett sell di saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) lebih dari Rp 900 Milyar yang menyebabkan BBRI ditutup drop -3,64% di harga Rp4.760. Padahal pada perdagangan Selasa 30 April BBRI sempat rebound hingga Rp5.000.

Saham PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BBNI) juga tidak luput dari aksi penjualan asing. Di BBNI nett sell asing lebih dari Rp 200Milyar. Meskipun nett sell asing di BBNI tidak sebesar BBRI, namun penurunan harga saham BBNI lebih dalam yakni hingga -8% dan parkir di harga Rp4.830.

Disinyalir, berlanjutnya aksi jual asing di saham perbankan raksasa pada hari ini terjadi karena investor asing cenderung merespons negatif dari keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed yang mengindikasikan belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat. Ini menyebabkan dolar yang tetap akan menguat dan bayang-bayang tingginya suku bunga beberapa bulan kedepan di Indonesia merespon penguatan dolar.

Di Indonesia, terus tingginya suku bunga dikhawatirkan akan menyebabkan banyak debitur yang mengalami kesulitan bayar. Hal ini dapat berdampak pada kredit macet. Jika jumlah kredit macet meningkat maka berarti Non Performing Loan (NPL) perbankan juga akan meningkat, yang akan berdampak buruk terhadap cadangan modal bank dan mengganggu operasional perbankan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button