Nasional

Harga Tiket Pesawat dan Kapal Laut di Jelang Lebaran 2026, Batik Air Palangka Raya-Jakarta Rp6.546.730

Peningkatan Harga Tiket dan Persiapan Arus Mudik Lebaran 1447 Hijriah

Ramadan 2026 dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi momen penting bagi masyarakat untuk kembali ke kampung halaman. Banyak orang mempersiapkan diri untuk pulang kampung atau mudik, baik melalui transportasi udara maupun laut. Kebiasaan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan keluarga, tetapi juga sebagai bentuk perayaan kebersamaan setelah lama tinggal di luar kota.

Banyak masyarakat yang berlomba-lomba mendapatkan tiket pesawat dan kapal laut untuk mudik. Selain itu, masih banyak alternatif lain yang bisa digunakan oleh para pemudik. Tidak hanya menggunakan pesawat, kapal laut, dan bus, kendaraan pribadi juga menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pemudik.

Harga Tiket Pesawat dari Palangka Raya ke Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta

Berikut adalah daftar harga tiket pesawat dari Palangka Raya ke beberapa kota tujuan pada periode 15-20 Maret 2026:

Palangka Raya – Jakarta
– Garuda Indonesia PKY–CGK, pukul 07.10 WIB – 08.55 WIB: Rp 5.067.188
– Batik Air PKY–CGK, pukul 07.00 WIB – 08.40 WIB: Rp 6.546.730
– Batik Air PKY–CGK, pukul 15.55 WIB – 17.35 WIB: Rp 6.546.730
– Super Air Jet PKY–CGK, pukul 13.15 WIB – 14.55 WIB: Tidak tersedia

Palangka Raya – Surabaya
– Lion Air PKY–SUB, pukul 07.10 – 08.55: Rp 1.275.600
– Super Air Jet PKY–SUB, pukul 13.35 WIB – 14.50 WIB: Tidak tersedia

Palangka Raya – Yogyakarta
– Super Air Jet PKY–YIA, pukul 11.25 WIB – 12.55 WIB: Tidak tersedia

Dari data tersebut, terlihat bahwa harga tiket pesawat cukup bervariasi, tergantung maskapai dan waktu keberangkatan. Namun, beberapa penerbangan seperti Super Air Jet ke Yogyakarta sudah tidak tersedia karena habis.

Tiket Kapal Laut dari Sampit, Kotim

PT Pelni Cabang Sampit melaporkan bahwa kuota tiket untuk keberangkatan pertengahan Maret hampir habis terjual. Lonjakan penumpang terjadi pada jadwal KM Leuser tanggal 14 dan 16 Maret 2026. Kepala PT Pelni Cabang Sampit, Siti Nafillah, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang melebihi 1.300 orang dan posisi tiket sudah non-seat. Sisa tiket hanya tersisa sekitar 100-an lagi.

Program stimulus ekonomi berupa diskon tiket 30 persen telah diberlakukan untuk keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026. Program ini dibuka sejak 20 Februari lalu. Meski ada diskon, kuotanya terbatas. Siti menyarankan masyarakat membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile untuk menghindari praktik calo dan antrean panjang di loket cabang.

Selain KM Leuser dan KM Lawit, PT Pelni Cabang Sampit juga menyiapkan KM Kelimutu yang saat ini dalam proses docking. KM Kelimutu rencananya masuk tanggal 12 dan 18 Maret, meskipun jadwal pastinya masih dalam estimasi.

Pengalaman Pemudik Melalui Transportasi Laut

Edi Sutomo, seorang perantau asal Kabupaten Seruyan, memilih mudik melalui Sampit menuju kampung halamannya di Jepara. Ia mengatakan bahwa transportasi laut selama ini aman dan pelayanannya bagus. Tempat istirahatnya tertib sesuai nomor dek, sehingga tidak perlu berebut.

Ia juga telah menyiapkan perjalanan lanjutan dari Surabaya menuju Jepara menggunakan travel. Setelah turun dari kapal di Surabaya, ia akan melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya sekitar 6 jam.

Prediksi Puncak Arus Mudik

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 16 Maret 2026, dengan estimasi kenaikan sekitar 5 persen dibanding tahun lalu. Tingginya minat masyarakat untuk kembali ke kampung halaman mencerminkan bahwa tradisi pulang kampung tetap menjadi momen yang dinanti-nanti.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button