
Jakarta, Bericuan.id – Cetak Laba 25%, Saham DOID Naik, Saham emiten pertambangan PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) beberapa hari ini terpantau naik. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya kinerja keuangan DOID. Sepanjang 2023, DOID mencatat laba bersih US$36,01 juta atau setara Rp540Milyar (dengan asumsi US$1 = Rp15.000).
Laba bersih ini naik lebih dari 25% dibanding laba bersih tahun sebelumnya US$28,63 juta. Peningkatan ini menyebabkan laba bersih per saham (Earning per share/EPS) naik menjadi US$0,00478 dari posisi sama sebelumnya US$0,00373.
Dalam laporan keuangannya, Saham DOID mencatatkan pendapatan sebesar US$1,83 miliar atau setara Rp28,5 triliun pada 2023. Pendapatan ini naik 18% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar US$1,55 miliar. Manajemen DOID mengungkapkan pendapatan ini mencapai rekor tertinggi perusahaan. Meskipun demikian beban pokok pendapatan juga naik menjadi US$1,58 miliar, dari US$1,34 miliar.
Namun laba kotor terakumulasi masih meningkat +20% menjadi US$246,45 juta, dari posisi sama tahun sebelumnya US$203,75 juta. Laba sebelum pajak penghasilan ditahun 2023 terkumpul US$60,37 juta, menanjak dari tahun 2022 US$40,42 juta. Beban pajak penghasilan US$24,36 juta, bengkak dari periode sama tahun sebelumnya hanya US$11,78 juta. Kesemua ini pada akhirnya menyebabkan laba bersih tercatat menjadi US$36,01 juta, naik dari akhir 2022 sebesar US$28,63 juta.
Saham DOID pada perdagangan hari ini Kamis 14 Maret 2024 hingga pukul 11.25 berada pada harga Rp 406 per lembar atau sudah naik +12,8% dibandingkan penutupan rabu kemarin di Rp 460. DOID terpantau ramai di transaksikan dengan volume perdagangan lebih dari 600ribu lot senilai lebih dari Rp24Milyar. (*)







