Industri

Menanam Harapan di Aceh Besar: AGROHOPE Perkenalkan Hidroponik untuk Remaja

Program AGROHOPE: Membangun Kemandirian Pangan Melalui Hidroponik

Program AGROHOPE hadir sebagai inisiatif yang bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian dan kepedulian terhadap ketahanan pangan di kalangan remaja panti asuhan. Kegiatan ini dilaksanakan di UPTD Panti Asuhan Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, pada Kamis (15/1/2026). Dalam program ini, 18 kader remaja panti asuhan diberikan pelatihan budidaya tanaman hidroponik.

Kolaborasi antara 3P Growthbox dan Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan program ini. Tujuan dari kerja sama ini adalah memperkenalkan pertanian modern yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan di lahan terbatas. Dengan pendekatan edukatif dan praktis, peserta diajak memahami bahwa pertanian tidak selalu memerlukan lahan luas.

Materi pelatihan disampaikan oleh Zulhilmi Saputra, S.TP., yang menjelaskan konsep dasar hidroponik mulai dari prinsip kerja sistem tanam tanpa tanah, jenis-jenis instalasi sederhana, pemilihan media tanam, hingga perawatan tanaman dan pengelolaan nutrisi. Peserta juga diberikan kesempatan untuk langsung mencoba praktik menanam, meracik larutan nutrisi, serta mengenali tahapan pertumbuhan tanaman.

Zulhilmi Saputra menyampaikan tagline “Siapa bilang petani harus kotor-kotoran?” Ia menilai hidroponik merupakan metode penanaman yang sangat relevan bagi generasi muda, terutama di lingkungan dengan keterbatasan lahan seperti panti asuhan atau kawasan perkotaan.

“Hidroponik mengajarkan bahwa bertani tidak selalu harus memiliki lahan luas. Dengan ruang yang terbatas dan pengelolaan yang tepat, adik-adik bisa menghasilkan tanaman sehat dan bernilai,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterampilan dasar ini dapat menjadi bekal hidup bagi remaja, sekaligus membuka wawasan bahwa sektor pertanian memiliki masa depan yang menjanjikan jika dikelola secara inovatif dan berkelanjutan.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Para remaja panti asuhan aktif bertanya, mencoba langsung alat dan bahan hidroponik, serta berdiskusi mengenai pemanfaatan hasil panen. Tidak sedikit dari mereka yang mulai membayangkan hidroponik sebagai sumber pangan mandiri, bahkan peluang usaha kecil di lingkungan panti.

Tujuan dan Harapan Program AGROHOPE

Ketua Panitia kegiatan sekaligus Ketua 3PGrowthbox, Wahyu Wahidin, menjelaskan bahwa Program AGROHOPE dirancang sebagai ruang belajar yang membumi dan aplikatif bagi remaja, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan keterampilan.

“AGROHOPE bukan sekadar pelatihan menanam, tetapi proses menumbuhkan harapan. Kami ingin adik-adik panti asuhan memiliki keterampilan yang bisa mereka rawat, kembangkan, dan rasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” kata Wahyu.

Ia menilai kolaborasi dengan GEN-A menjadi langkah strategis agar program tidak berhenti pada satu kegiatan seremonial, melainkan berkelanjutan dan memberi dampak nyata.

“Kami berharap hidroponik ini terus dikembangkan di lingkungan panti. Anak-anak belajar bertanggung jawab merawat tanaman, belajar sabar, dan memahami bahwa hasil yang baik lahir dari proses yang konsisten,” ujarnya.

Sementara itu, GEN-A memandang Program AGROHOPE sebagai bagian dari pendidikan karakter dan penguatan kemandirian remaja. Melalui pertanian hidroponik, peserta tidak hanya belajar tentang pangan, tetapi juga nilai kerja sama, disiplin, ketekunan, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Sinergi dan Dukungan untuk Masa Depan

Program AGROHOPE sendiri diinisiasi sebagai respons terhadap tantangan ketahanan pangan, perubahan iklim, serta keterbatasan lahan yang kian dirasakan masyarakat. Dengan memperkenalkan hidroponik sejak dini, diharapkan generasi muda memiliki perspektif baru tentang pertanian modern yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kondisi zaman.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan komitmen peserta untuk merawat instalasi hidroponik yang telah dibuat. Pihak pengelola panti menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan serupa dapat menjadi program rutin yang memberi manfaat jangka panjang bagi anak-anak asuh.

Program AGROHOPE ini juga mendapat dukungan dari Pertamina Foundation melalui Program PFmuda, sebuah inisiatif yang mendorong peran pemuda dalam menghadirkan solusi sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Dukungan tersebut memperkuat pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi pengakuan atas upaya kolaboratif GEN-A dan 3PGrowthbox dalam membangun ketahanan pangan berbasis edukasi dan pemberdayaan generasi muda.

Melalui sinergi ini, Program AGROHOPE diharapkan menjadi langkah kecil namun bermakna dalam menyiapkan generasi muda Aceh yang berdaya, mandiri, dan peduli terhadap masa depan pangan serta lingkungan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button