
Selekda WorldSkills ASEAN 2024?
Nasional, Bericuan.id – WorldSkills ASEAN 2024, sebelumnya dikenal sebagai ASEAN Skills Competition (ASC), adalah ajang kompetisi keterampilan bagi calon tenaga kerja usia muda di negara-negara ASEAN.
Setiap dua tahun, negara anggota ASEAN bergantian menjadi tuan rumah kompetisi ini. Pada tahun 2024, Indonesia melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi mengadakan sosialisasi pendaftaran seleksi daerah (Selekda) calon kompetitor WorldSkills ASEAN 2024.
Selekda adalah proses seleksi yang bertujuan memilih calon kompetitor untuk WorldSkills ASEAN.
Proses seleksi ini menggunakan standar dan materi yang merujuk pada Test Project WS ASEAN. Metode seleksi dilaksanakan baik secara blended maupun full online, memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk mengikuti seleksi sesuai dengan kondisi mereka.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan peran pendidikan dan pelatihan di seluruh negara anggota ASEAN.
Dengan adanya kompetisi seperti WorldSkills ASEAN 2024, peserta diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka sesuai dengan standar internasional.
Tujuan utama dari WorldSkills ASEAN 2024 adalah menghasilkan calon tenaga kerja yang kompeten dan memiliki keterampilan tinggi setara dengan standar internasional.
Kompetisi ini juga mempromosikan perkembangan keterampilan pemuda-pemudi ASEAN, yang pada gilirannya meningkatkan daya saing tenaga kerja negara-negara anggota ASEAN.
Mengikuti WorldSkills ASEAN 2024 memberikan banyak manfaat bagi peserta, antara lain peningkatan keterampilan, pengalaman internasional, pengakuan atas keterampilan, serta peluang karir yang lebih baik.
Kompetisi ini memberikan pengalaman berharga dalam bersaing di kancah internasional dan meningkatkan peluang karir peserta dengan sertifikasi dan pengalaman berharga.
Pada Selasa, 30 Juli 2024, BBPVP Bekasi mengadakan sosialisasi pendaftaran seleksi daerah calon kompetitor Selekda WorldSkills ASEAN 2024 di Aula Rajawali BBPVP Bekasi. Acara ini dihadiri oleh 19 peserta yang berasal dari perguruan tinggi dan SMK di wilayah Jakarta dan Bekasi.
Acara sosialisasi dibuka oleh Koordinator Bidang Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Peningkatan Produktivitas, Ibnu Wiyoto, S.E. Beliau menekankan pentingnya partisipasi perguruan tinggi dan SMK dalam Selekda ini untuk mempersiapkan calon kompetitor yang siap bersaing di tingkat internasional.
Proses seleksi daerah (Selekda) dilaksanakan dengan menggunakan metode blended atau full online.
Hal ini memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk mengikuti seleksi sesuai dengan kondisi dan kesiapan mereka. Materi seleksi mengacu pada Test Project WS ASEAN yang memastikan standar kompetisi yang tinggi.
Pada The 13th WorldSkills ASEAN yang dilaksanakan pada Juli 2023 di Singapura, Indonesia berhasil meraih juara umum.
Prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki calon tenaga kerja yang kompeten dan mampu bersaing di kancah internasional. The 14th WorldSkills ASEAN Competition akan diselenggarakan tahun 2025 di Filipina.
Manfaat Mengikuti WorldSkills ASEAN 2024
Mengikuti WorldSkills ASEAN memberikan banyak manfaat bagi peserta, antara lain:
Peningkatan Keterampilan
Peserta mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan mereka sesuai dengan standar internasional.
Pengalaman Internasional
Kompetisi ini memberikan pengalaman berharga dalam bersaing di kancah internasional.
Pengakuan
Peserta yang berprestasi mendapatkan pengakuan atas keterampilan mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Peluang Karir
Kompetitor yang berhasil dapat meningkatkan peluang karir mereka dengan mendapatkan sertifikasi dan pengalaman berharga.
Sosialisasi pendaftaran calon kompetitor Selekda WorldSkills ASEAN 2024 yang diadakan oleh BBPVP Bekasi merupakan langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
Dengan mengikuti seleksi ini, peserta tidak hanya meningkatkan keterampilan mereka tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga yang dapat membantu mereka dalam karir masa depan.
Kolaborasi antara BBPVP Bekasi dan institusi pendidikan di wilayah Jakarta dan Bekasi diharapkan dapat menghasilkan kompetitor yang siap bersaing di kancah internasional dan membawa nama baik Indonesia.(*)







