
Digital Optimizer
Bisnis, Bericuan.id – Untuk bisnis jasa, data menyoroti pentingnya kehadiran digital yang kuat, terutama melalui media sosial dan optimasi mesin pencari (SEO/SEM). Mayoritas pengguna menemukan brand dan melakukan riset melalui mesin pencari (40%) dan media sosial (39.2% dari iklan, 35.5% dari komentar).
Selain itu, ulasan pelanggan (51%) dan kemudahan checkout (43.8%) adalah faktor penentu utama dalam keputusan pembelian online, yang sangat relevan untuk konversi layanan.
Strategi Pemasaran Bisnis Jasa Menggunakan Media Online
Berdasarkan data dari situs wearesocial.com yang menyajikan laporan “Digital 2025 Indonesia”, bisnis jasa memiliki peluang besar untuk memanfaatkan lanskap digital Indonesia yang dinamis. Berikut adalah beberapa insight strategis:
Pentingnya Visibilitas Melalui Mesin Pencari dan Media Sosial
Data menunjukkan bahwa mesin pencari (40%) dan iklan media sosial (39.2%) adalah dua sumber utama penemuan brand. Hal ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran bisnis jasa harus berinvestasi dalam:
- Optimasi Mesin Pencari (SEO): Pastikan situs web atau profil bisnis Anda mudah ditemukan melalui kata kunci relevan yang dicari oleh calon pelanggan. Ini termasuk local SEO jika bisnis jasa Anda bersifat geografis.
- Pemasaran Media Sosial: Manfaatkan platform media sosial yang dominan seperti WhatsApp (91.7% pengguna internet Indonesia), Instagram (84.6%), Facebook (83.0%), dan TikTok (77.4%) untuk iklan bertarget. Keberadaan di platform ini penting untuk menjangkau audiens secara luas.

Kekuatan Ulasan dan Rekomendasi Pelanggan
Faktor pendorong pembelian online menunjukkan bahwa ulasan pelanggan (51%) memiliki pengaruh yang sangat signifikan. Untuk bisnis jasa, ini berarti:
- Manajemen Reputasi Online: Aktif dorong pelanggan yang puas untuk meninggalkan ulasan positif di platform seperti Google My Business, media sosial, atau situs ulasan spesifik industri.
- Interaksi Positif: Gunakan komentar di media sosial (35.5% sebagai sumber penemuan brand) sebagai peluang untuk berinteraksi dengan calon pelanggan dan membangun kepercayaan melalui testimoni.
Fokus pada Pengalaman Pengguna yang Mulus
Meskipun secara langsung berkaitan dengan e-commerce, faktor seperti kemudahan checkout (43.8%) dan kupon/diskon (50%) juga relevan untuk bisnis jasa, terutama jika layanan tersebut dapat dipesan atau dibayar secara online:
- Sistem Pemesanan Online yang Intuitif: Pastikan proses pemesanan layanan Anda di situs web atau aplikasi mudah, cepat, dan tanpa hambatan.
- Promosi dan Penawaran: Tawarkan diskon atau paket promo untuk menarik pelanggan baru dan mempertahankan yang sudah ada.
Media Sosial Sebagai Saluran Riset Utama
Data menunjukkan bahwa jaringan sosial (63.9%) adalah saluran utama bagi konsumen untuk melakukan riset brand. Ini menegaskan bahwa:
- Konten Edukatif dan Informatif: Gunakan platform media sosial untuk membagikan informasi berharga tentang layanan Anda, studi kasus, FAQ, dan tips yang relevan dengan industri Anda.
- Interaksi Langsung: Aktif berinteraksi di media sosial dengan menjawab pertanyaan, memberikan dukungan, dan membangun komunitas. WhatsApp sebagai platform utama juga bisa digunakan untuk layanan pelanggan dan direct marketing.
Peluang Iklan Digital yang Bertarget
Data mengenai jangkauan iklan di Facebook dan X menunjukkan bahwa ada potensi besar untuk menargetkan audiens secara spesifik berdasarkan demografi. Bisnis jasa dapat:
- Segmentasi Audiens: Manfaatkan data demografi yang tersedia di platform iklan untuk menargetkan calon pelanggan yang paling relevan dengan layanan Anda.
- Pengujian A/B: Lakukan pengujian terhadap berbagai materi iklan dan penawaran untuk menemukan apa yang paling efektif dalam menarik dan mengkonversi pelanggan.
Secara keseluruhan, strategi pemasaran bisnis jasa harus memprioritaskan strategi digital yang berpusat pada visibilitas tinggi, reputasi online yang kuat, pengalaman pengguna yang lancar, dan interaksi yang efektif melalui media sosial.(*)







