
Insight, Bericuan.id – Di tengah udara sejuk perumahan sederhana di Ciamis, seorang pemuda bernama Faisal membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih tanpa harus hijrah ke kota besar. Dengan bendera usahanya, Nubi Digital, Faisal menjalankan bisnis digital marketing yang kini semakin digandrungi di era serba online ini.
Berawal dari minat terhadap dunia digital, Faisal mendirikan Nubi Digital yang bergerak di berbagai sektor pemasaran. Mulai dari penjualan produk digital hingga produk kesehatan, Nubi Digital terus berkembang. Divisi terbarunya yang menawarkan jasa live streaming menjadi daya tarik utama. Berbagai platform seperti Shopee, TikTok, hingga Lazada menjadi ladang garapan bisnisnya.
“Kami menerima berbagai jenis produk, tetapi tetap ada proses kurasi untuk memastikan produk tersebut sesuai dengan kondisi pasar,” ujar Faisal.
Menempati rumah mungil tipe 36, Faisal mengelola klien dari seluruh Indonesia. Selain live streaming, Nubi Digital juga melayani jasa “head hunter”, yakni mencari karyawan berkualitas untuk perusahaan. Mulai dari pembuatan flyer, penyebaran, hingga pendampingan saat karyawan diterima, semua dijalankan secara online maupun offline. “Kami ingin memastikan layanan kami memberikan solusi praktis dan terukur untuk klien,” tambah Faisal.
Peluang Bisnis Digital Marketing di Tahun 2025
Disadur dari berbagai sumber, bisnis digital marketing di tahun 2025 akan semakin berkembang pesat. Transformasi digital yang terus berlanjut membuka peluang besar, terutama dalam sektor e-commerce dan live streaming. Platform-platform media sosial kini menjadi ladang pemasaran yang strategis, dan jasa digital marketing menjadi kebutuhan utama bagi pelaku bisnis.

Bagi generasi muda, ini adalah peluang emas. Keberhasilan Faisal menjadi contoh nyata bahwa inovasi dan keberanian mencoba hal baru bisa membuka jalan menuju kesuksesan. Tidak harus ke kota besar, peluang besar juga tersedia di daerah asal jika dimanfaatkan dengan baik.
Prospek Live Streaming di Era Digital
Live streaming telah menjadi salah satu strategi pemasaran paling efektif dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kemampuan menyampaikan informasi secara real-time, format ini memungkinkan interaksi langsung antara penjual dan konsumen, menciptakan pengalaman belanja yang lebih personal.
Di tahun 2025, prospek live streaming diprediksi akan semakin cerah. Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna platform live streaming di seluruh dunia. Hal ini didorong oleh adopsi teknologi yang semakin meluas dan kemudahan akses internet, bahkan di wilayah pedesaan.
Bagi bisnis, live streaming menawarkan cara unik untuk memamerkan produk, menjawab pertanyaan pelanggan secara langsung, dan membangun kepercayaan. Selain itu, fitur-fitur seperti gamifikasi, diskon eksklusif selama live, dan integrasi dengan pembayaran digital membuat proses transaksi menjadi lebih mudah dan menarik.
“Live streaming bukan hanya soal menjual, tetapi juga tentang membangun hubungan dengan audiens,” jelas Faisal yang juga tergabung dalam komunitas bisnis Tangan Diatas – TDA Ciamis.
“Strategi ini dapat dimanfaatkan oleh usaha kecil dan menengah (UKM) untuk bersaing di pasar yang lebih luas tanpa memerlukan anggaran besar,” lanjut Faisal.

Dengan prospek yang menjanjikan ini, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan live streaming sebagai alat untuk memulai atau mengembangkan bisnis mereka. Seperti Faisal, siapa pun bisa sukses jika berani mencoba dan terus belajar.
Faisal berpesan kepada generasi muda untuk tidak takut memulai. “Teknologi itu tergantung bagaimana kita menggunakannya. Manfaatkan kesempatan ini untuk berkarya dan menghasilkan,” tuturnya.
Bisnis digital marketing seperti yang dijalankan Faisal dengan Nubi Digital adalah salah satu contoh bagaimana talenta lokal bisa bersinar di panggung nasional. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kembangkan ide dan talenta Anda untuk masa depan yang cerah! (*)







