Internasional

UMR Australia 2025 Melonjak, Gaji Rp264 Ribu/Jam atau Rp124 Juta/Bulan, 5.000 Kuota untuk WNI

Australia: Tujuan Utama Pencari Kerja Internasional

Australia tetap menjadi salah satu destinasi utama bagi para pencari kerja internasional, termasuk dari Indonesia. Daya tarik utamanya adalah gaji minimum yang relatif tinggi serta kesempatan bekerja sambil berlibur melalui program Working Holiday Visa (WHV). Dengan kombinasi ini, banyak orang memilih untuk menjelajahi negara ini sambil mendapatkan penghasilan tambahan.

Per 1 Juli 2024, upah minimum di Australia mencapai AU$24,10 per jam atau AU$915,90 per minggu. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp10.500 per dolar Australia, maka setara dengan Rp253 ribu per jam atau hampir Rp9,6 juta per minggu. Prediksi untuk tahun 2025 menunjukkan bahwa UMR akan meningkat menjadi AU$25,20 per jam, yaitu sekitar Rp264.600 per jam, dengan total mingguan lebih dari Rp10 juta.

Selain upah minimum yang tinggi, rata-rata gaji bulanan pekerja di Australia juga cukup besar. Berdasarkan data dari Australian Bureau of Statistics, pendapatan rata-rata bulanan mencapai AU$7.900 atau sekitar Rp124 juta, tergantung pada sektor dan posisi kerja. Beberapa contoh gaji bulanan di berbagai sektor antara lain:

  • Pertambangan: AU$3.111,70 (sekitar Rp48,8 juta)
  • Media & Telekomunikasi: AU$2.507,50 (sekitar Rp39,3 juta)
  • Kesehatan & Sosial: AU$1.940,20 (sekitar Rp30,4 juta)
  • Retail & Kuliner: AU$1.430,60 (sekitar Rp22,4 juta)

Posisi dengan keahlian tinggi seperti dokter spesialis atau insinyur IT bahkan bisa meraih penghasilan tahunan hingga miliaran rupiah. Namun, biaya hidup di Australia juga tergolong tinggi. Misalnya, sewa apartemen di pusat kota Sydney dapat mencapai AU$2.478 per bulan (sekitar Rp25,5 juta). Selain itu, biaya makan, transportasi, listrik, air, dan hiburan juga harus diperhitungkan secara matang.

Bagi warga Indonesia yang ingin mencoba peruntungan sambil menjelajah Australia, visa WHV subclass 462 menjadi pilihan yang menarik. Visa ini memungkinkan WNI berusia 18–30 tahun untuk tinggal dan bekerja selama 12 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan jika memenuhi ketentuan sektor pekerjaan tertentu.

Syarat-syarat untuk mengajukan visa WHV antara lain:

  • Paspor aktif
  • Kemampuan bahasa Inggris
  • Dana minimal AU$5.000 (sekitar Rp50 juta)
  • Surat sponsor dari pemerintah Indonesia
  • Asuransi kesehatan aktif

Pendaftaran WHV 2025 diperkirakan akan dibuka pada Oktober dengan kuota sekitar 5.000 orang. Untuk mendapatkan pekerjaan di Australia, pelamar dapat menggunakan situs seperti Seek dan Indeed, mendaftar langsung ke perusahaan, bergabung dengan agensi, atau mengikuti job fair. Dengan persiapan yang baik dan strategi yang tepat, kesempatan untuk sukses di Australia sangat terbuka lebar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button