Life Style

Kisah Haru Alya Rohali Saat Dampingi Putrinya Menikah dan Pesan untuk Menantu

Momen Haru dalam Pernikahan Putri Alya Rohali

Pernikahan adalah momen penting yang penuh makna bagi setiap orang, terutama bagi para orang tua yang merasa melepas anaknya untuk memulai kehidupan baru bersama pasangannya. Bagi artis ternama Alya Rohali, momen ini menjadi sangat berkesan, terutama saat putri sulungnya, Namira Adjani, resmi menikah dengan Auditya Faiz Putra.

Dalam wawancara di acara Rumpi No Secret, Alya mengungkapkan bahwa momen yang paling menyentuh baginya adalah prosesi siraman. Ia menjelaskan bahwa dalam rangkaian acara ini, peran ibu lebih dominan dibandingkan ayah. “Waktu siraman itu porsi si ibu lebih besar. Kalau pada saat akad nikah sudah ada bapaknya, kita (para ibu) cuma nonton,” ujarnya.

Nostalgia Masa Kecil Sang Putri

Alya mengaku tak bisa menahan air mata ketika menghadiri prosesi ngecagkeun aisan, yaitu prosesi calon pengantin perempuan keluar sambil digendong oleh bundanya sebagai simbol dari adat Sunda. “Saat itu, mamanya yang dipersilakan untuk menjawab permohonan maaf Adjani. Itu kan waktu siraman pakai adat Sunda, jadi kayak diais-ais gitu, aisan terakhir ngomongnya. Jadi, gue baru mau masuk saja sudah berkaca-kaca,” katanya.

Hal ini terjadi karena Alya langsung teringat masa kecil sang putri yang sering digendong olehnya. “Langsung flashback ke masa-masa dahulu. Masih kecil, waktu itu digendong, apa segala macam gitu. Terus sekarang tiba-tiba udah cepat amat sih 25 tahun kayaknya enggak berasa banget gitu ya melepas untuk menjadi milik orang lain,” ujarnya.

Pesan Alya Rohali kepada Menantu

Setelah menikah, Namira dan Auditya menjalani berbagai rangkaian acara, salah satunya adalah prosesi sungkeman dengan orang tua. Saat itulah Alya menyampaikan pesan kepada sang menantu. “Pesan ke Audi sih banyak, tapi yang kocak waktu lagi sungkeman gitu. Terus namanya khusyuk gitu sungkem, ‘Titip Jani ya Di, jangan dilarang-larang’,” ujarnya.

Alya menyampaikan pesan ini karena ingin melindungi mimpi putrinya agar tidak kandas ketika membangun rumah tangga. “Gue harus melindungi mimpi anak gue yang sudah dibangun dari kecil gitu. Jangan tiba-tiba lu datang, lu ngelarang anakanak gue mau ngapain. Walaupun gue bilangnya ke dia (Adjani), tetap berkembang dengan restu dan ridha dari suami. Suaminya gue teken dulu ya, ‘Jangan larang-larang’,” tambahnya.

Ungkapan Syukur Alya untuk Putrinya

Dalam sebuah postingan di Instagram, Alya menyampaikan rasa syukur dan bangga terhadap putrinya. Ia tidak menyangka waktu berlalu begitu cepat hingga tiba hari mengantarkan Jani ke fase baru dalam hidupnya. “Adjani, anak kami yang sholehah dan baik hati, tidak terasa sudah sampai di waktu kami mengantar Jani ke fase kehidupan baru ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa rasanya baru kemarin ia mengandung dan melahirkan putrinya. “25 tahun terasa seperti a blink of eye, sekarang Jani sudah tumbuh besar menjadi gadis dewasa yang tenang, tekun, pintar, dan sangat membanggakan kami semua,” tambahnya.

Alya juga mengucapkan permintaan maaf atas kejadian yang mungkin pernah menyakiti putrinya. “Mama minta maaf bila pernah ada luka dalam hati kamu yang tidak bisa kamu ungkapkan. Semoga kamu bisa berkembang dengan support dan ridho dari suami kamu,” ujarnya.

Komunitas untuk Para Bunda

Bagi para ibu yang ingin berbagi tentang parenting dan mendapatkan hadiah menarik, dapat bergabung dalam komunitas Squad. Daftar dan klik di SINI secara gratis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button