Wisata

Itinerary 1 Hari Miyajima dari Hiroshima, Solo Travel Rp 765 Ribu

Pengalaman Sepenuh Hari di Miyajima, Jepang

Jika kamu memiliki waktu satu hari dan ingin merasakan pengalaman khas Jepang yang ikonik sekaligus personal, maka Miyajima adalah pilihan yang tepat. Pulau ini menawarkan berbagai keunikan yang bisa dinikmati dalam sehari penuh, mulai dari kuil bersejarah hingga pemandangan alam yang memukau.

Miyajima dikenal dengan gerbang torii merah yang tampak mengambang di laut, namun pulau ini menawarkan lebih dari sekadar foto. Kamu bisa berjalan di dalam kuil yang berdiri sejak abad ke-12, naik gunung atau kereta gantung ke puncak Gunung Misen (Mount Misen) untuk panorama Laut Seto Inland, dan tetap punya waktu untuk makan tiram bakar di depanmu.

Panduan ini dirancang agar kamu bisa membuat hari penuh yang lancar dari pagi hingga senja — dari kuil ke gunung ke kota. Kebanyakan wisatawan menjadikan Miyajima sebagai trip sehari dari Hiroshima, dan panduan ini dibuat persis untuk itu.

Pagi: Berangkat dari Hiroshima ke Miyajima

Untuk memulai perjalanan, kamu bisa naik kereta JR Sanyo Line dari Hiroshima Station ke stasiun Miyajimaguchi (sekitar 30 menit), lalu berjalan ke terminal feri dan naik feri menuju Miyajima (sekitar 10 menit). Jika menggunakan JR Pass, biaya kereta dan feri sudah termasuk.

Biaya transportasi pulang-pergi per orang sekitar ¥1.240 (Rp 135.000). Saat mendekati pulau, pemandangan gerbang torii dari laut menjadi sambutan pertama yang menakjubkan.

Itsukushima Shrine & Floating Torii Gate

Destinasi pertama yang wajib dikunjungi adalah Itsukushima Shrine, kuil yang sebagian dibangun di atas air sejak abad ke-12. Lorong kayu dan gerbang torii merahnya adalah ikon pulau ini. Saat pasang tinggi, gerbang torii tampak mengambang di laut, sedangkan saat pasang rendah, kamu bisa berjalan di pasir menuju dasar gerbang untuk melihat struktur kayu dari dekat. Cek jadwal pasang-surut agar bisa menikmati kedua momen tersebut.

Biaya tiket masuk kuil sekitar ¥300 (Rp 32.600), dan kamu bisa membeli jajan ringan seperti momiji manju atau seafood ringan seharga ¥500 (Rp 54.400).

Jalan-jalan di Omotesando Shopping Street

Setelah mengunjungi kuil, susuri Omotesando Shopping Street, jalan utama yang menghubungkan terminal feri ke shrine. Di sini kamu bisa mencoba:

  • Momiji manju, kue berbentuk daun maple dengan isi kacang merah atau custard.
  • Tiram panggang, dimasak langsung di depan pengunjung — salah satu kuliner khas Miyajima.

Jangan ragu mencicipi sedikit demi sedikit, karena nanti kamu akan makan siang.

Naik Gunung Misen

Gunung Misen setinggi 535 meter menawarkan pemandangan Laut Seto Inland dan pulau-pulau sekitarnya. Kamu bisa naik ropeway Miyajima dari Momijidani Park. Kereta gantung melewati hutan maple dan berakhir di stasiun atas. Puncak hiking membutuhkan waktu sekitar 20–30 menit dari stasiun atas untuk mencapai Shishiiwa Observatory atau Reikado Hall, tempat api abadi telah menyala lebih dari seribu tahun.

Jika mau tantangan lebih, ada jalur hiking dari kota ke puncak sekitar 1,5–2 jam melewati hutan dan kuil kecil. Biaya ropeway pulang-pergi sekitar ¥2.000 (Rp 217.500).

Siang: Makan Siang Kuliner Lokal

Setelah turun dari gunung, makan siang di restoran dekat Omotesando Street atau terminal feri. Menu khas yang wajib dicoba antara lain:

  • Tiram panggang atau goreng
  • Anago-meshi, belut laut panggang di atas nasi dengan saus manis-gurih

Biaya makan siang sekitar ¥2.000 (Rp 217.500).

Daishoin Temple & Jalan Santai di Kota Miyajima

Daishoin Temple adalah kompleks kuil Shingon yang lebih tenang dibanding kuil utama. Di sini kamu bisa:

  • Memutar prayer wheels untuk mendapatkan berkah.
  • Menikmati gua lentera dan hall penuh patung rakan (sekitar 500 patung dengan ekspresi unik).

Setelah itu, jalan santai di kota Miyajima: gang sempit, toko kerajinan lokal, atau sekadar duduk menikmati interaksi dengan rusa liar pulau. Biaya cemilan/oleh-oleh kecil sekitar ¥1.000 (Rp 108.750).

Sore: Sunset di Gerbang Torii

Kembali ke tepi laut depan Itsukushima Shrine untuk menikmati matahari terbenam. Gerbang torii memantulkan cahaya senja di air, suasana mulai tenang, dan wisatawan lainnya mulai pergi. Ini menjadi penutup hari yang sempurna.

Pulang ke Hiroshima

Naik feri ke Miyajimaguchi, lalu kereta JR kembali ke Hiroshima Station. Perjalanan sore terasa lebih nyaman karena keramaian sudah berkurang.

Estimasi Total Bujet Solo Traveling Miyajima 1 Hari

  • Transportasi (kereta + feri): Rp 135.000
  • Wisata (kuil + ropeway): Rp 250.000
  • Makan siang: Rp 217.500
  • Jajan/cemilan/oleh-oleh: Rp 163.000

Total estimasi: Rp 765.500

Dengan bujet Rp 765.500, kamu bisa menikmati solo traveling sehari penuh di Miyajima — mulai dari kuil bersejarah, panorama Gunung Misen, kuliner khas, hingga sunset ikonik gerbang torii. Itinerary ini cocok untuk solo traveler yang ingin pengalaman lengkap tanpa menginap di pulau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button